Sekolah Dasar Negeri 3 Tigawasa

SEPOTONG PESAN DARI SD BALI AGA

Terwujudnya prestasi peserta didik yang sehat, cerdas, taqwa, berbudaya danpeduli lingkungan sehingga memiliki daya saing tinggi di masa mendatang, merupkan visi dan misi sebuah Sekolah Dasar Negeri 3 Tigawasa yang terletak di sebuah desa Tua Bali Aga tepatnya desa tigawasa. SD yang berdiri pada tanah seluas 1500 m2  pada tahun 1983 ini dipimpin oleh kepala sekolah baru I Putu Wirata, S.Pd. sebelumnya SD yang beralamat lengkap di banjar dinas Pangusari kec. Banjar Kab. Buleleng ini dikepalai oleh I Putu Miasa, S.Pd., alm.

Menurut Arjasa (salah satu guru yang juga sebagai wakasek), walaupun letaknya tergolong di daerah terpencil, SD yangmemiliki siswa 169 orang (77 laki-laki, 92 perempuan) ini memiliki sederatan prestasi yang cukup membanggakan, diantaranya adalah: juara 1 mesatwa Bali Tk. Kabupaten 2007, juara 1 menganyam Tk. Provinsi Bali 2007, juara 1 lomba synopsis Tk. Kecamatan 2009, juara 2 menulis aksara Bali Tk Kecamatan 2009 , juara 3 bahasa inggris Tk. Kecamatan 2009, dan juara atletik Tk. Kecamatan 2009.

“SD yang memiliki motto berlatih dan berlatih, belajar dari kekurangan yang dimiliki, serta manfaatkan potensi yang ada semaksimal mungkin ini, juga memiliki beberapa kiat sekolah untuk mengembangkan pendidikannya. Diantaranya adalah mengembangkan pendataan anak usia sekolah dari keluarga miskin, meningkatkan kualitas tenaga kependidikan sesuai tuntutan program pembelajaran yang berkualitas, pemenuhan sarana dan prasarana, mengadakan kerjasama dengan lintas sektoral dalam rangka IPTEKS, berupaya agar tercapai MBS, dan pengembangan pelaksanaan ektrakurikuler “, ungkap Arjasa dengan mantap.

Diakhir perbincangan dengan TPI, Arjasa juga menyampaikan hal yang tergolong baru di SD ini adalah dengan digabungnya SDN 3 Tigawasa dengan SMP Satu Atap Negeri 2 Banjar. Dalam artiannya tempat belajarnya satu areal, tetapi sudah ada kelas dan kantor khusus untuk siswa dan guru SMP Satu Atap Negeri 2 Banjar tersebut. Kendala yang dihadapi oleh SD yang disekelilingnya terdapat pohon bambu ini adalah masalah air dan kamar mandi. Air jarang mengalir karena jauh dari mata air, sehingga kamar mandi terlihat kotor dan aromanya sangat menusuk. Semoga pemerintah bisa mempertimbangkan hal ini. Svaha. (RVN)

About DESA TIGAWASA
KAMI ADALAH GENERASI ANAK MUDA BALI AGA YANG INGIN MEMAJUKAN DESA KAMI. KAMI SEBAGAI GENERASI MUDA DARI DESA BALI AGA BERKEINGINAN MELASTARIKAN BUDAYA KAMI, DAN MEMPRKENALKAN BUADAYA KAMI. AJEG BALI, AJEG BALI AGA.!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: